Kukar Kembali Isi Jabatan Kosong, Delapan Pejabat Tinggi Resmi Dilantik
Bupati Kukar, Aulia
Rahman Basri saat melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan
pengawas di lingkungan Pemkab Kukar. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pengisian jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali dilakukan. Delapan pejabat pimpinan tinggi Pratama resmi dilantik Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (21/8/2026).
Pelantikan tersebut
turut dirangkaikan dengan pengisian jabatan Administrator dan Pengawas.
Bupati Kukar, Aulia
Rahman Basri mengatakan pengisian jabatan kali ini merupakan bagian dari proses
seleksi menggunakan sistem manajemen talenta. “Ini merupakan bagian dari proses
seleksi yang kita lakukan dengan menggunakan sistem manajemen talenta, dan ini
merupakan kali yang kedua,” jelasnya kembali.
Penggunaan manajemen
talenta sebelumnya telah diterapkan dalam pengisian jabatan Kepala Dinas
Kesehatan dan Kepala UPT Rumah Sakit Parikesit.
Pemkab Kukar
selanjutnya masih akan melanjutkan proses untuk mengisi sejumlah posisi yang
belum terisi.
“Teman-teman juga
selama ini banyak bertanya, kapan jabatan-jabatan yang kosong akan diisi.
Semuanya tetap berproses, sehingga kita dapat melengkapi organisasi ini sesuai
dengan kebutuhan dan proporsinya,” ucapnya.
Ia meminta pejabat
yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab
masing-masing. Mereka juga diminta memperkuat pelaksanaan program pemerintah
daerah di perangkat daerah yang dipimpin.
“Tujuh belas program
dedikasi tersebut telah kita distribusikan ke seluruh Organisasi Perangkat
Daerah (OPD), tidak terkecuali sembilan perangkat daerah yang pada hari ini
pejabat pimpinan tingginya telah dilantik,” jelasnya.
Ia berharap terisinya
sejumlah jabatan tersebut dapat memperkuat kerja antarperangkat daerah dalam
menjalankan program pembangunan.
“Dengan demikian,
seluruh perangkat daerah dapat bersama-sama mendukung program Kukar Idaman
Terbaik agar manfaatnya tetap dan selalu dapat dirasakan oleh seluruh
masyarakat Kukar,” kata dia.
Sementara itu, Rendra
Abadi yang baru dilantik sebagai Kepala BPKSDM Kukar menyampaikan pesan kepada sesama
rekan para pejabat yang juga baru dilantik agar bersama-sama menjaga integritas
dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas, khususnya memberikan
pelayanan kepada masyarakat.
“Seperti yang dititipkan tadi pak Bupati dalam sambutannya, lebih kepada menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme dalam bekerja, tentunya dalam melayani masyarakat,” kata dia.
Ia meminta para pejabat tidak menjadikan kebijakan efisiensi sebagai alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Di era efisiensi ini, jangan menyerah dengan keadaan, tetapi bagaimana kita tetap berusaha untuk bisa memaksimalkan diri dalam melayani masyarakat,” pungkasnya. (Kriz)